Sunday, May 8, 2011

Kecelakaan Lalu Lintas Jatim

Sebanyak 488 korban tewas akibat 1.471 kasus kecelakaan lalu lintas di Jawa Timur dalam kurun hanya dua bulan pada Januari sampai Februari 2011.
"Korban kecelakaan itu menimpa pengendara kendaraan roda dua maupun mobil dengan kerugian mencapai Rp4,6 miliar," kata Direktur Lalu Lintas Polda Jatim Kombes Pol Sam Budigusdian di Surabaya, Sabtu (26/3/2011).Menurutnya kecelakaan itu terjadi selama Januari sebanyak 701 kasus dengan 250 korban tewas, kemudian memasuki Februari melonjak menjadi 770 kasus kecelakaan dengan 238 korban tewas.
"Korban luka berat dan luka ringan pada Januari masing-masing 165 korban dan 713 korban, sedangkan korban luka pada Februari tercatat 195 luka berat dan 809 luka ringan," katanya.

Ditanya faktor penyebab kecelakaan lalu lintas itu, ia mengatakan, faktor utama tingginya kecelakaan lalu lintas itu akibat kemacetan dan pengendara yang terburu-buru. "Mereka terburu-buru harus berangkat kerja dan pulang kerja, sehingga tidak mengindahkan keselamatan, apalagi dengan kondisi jalan yang macet," katanya.Dari keseluruhan kejadian dan korban kecelakaan lalu lintas itu, Polrestabes Surabaya tercatat menduduki peringkat atas dalam angka kecelakaan khusus bulan Januari 2011, lalu Polres Blitar di posisi kedua dan disusul Polres Ponorogo.

Jumlah kejadian di Polrestabes Surabaya pada Januari sebanyak 57 kejadian dengan 30 orang di antaranya meninggal dunia, 23 orang mengalami luka berat dan 23 lainnya luka ringan dengan total kerugian materiil Rp53 juta.
Posisi kedua untuk kecelakaan pada Januari 2011 adalah Polres Blitar dengan kecelakaan lalu lintas sebanyak 35 kejadian dengan jumlah korban meninggal ada tiga orang, korban luka berat nihil dan korban luka ringan 49 jiwa dengan total kerugian materiil mencapai Rp21 juta.Urutan berikutnya, Polres Ponorogo menempati urutan ketiga dengan jumlah kejadian sebanyak 34 insiden. Korban meninggal dunia terdapat 10 orang dengan luka berat satu orang dan 43 orang mengalami luka ringan serta total kerugian sebesar Rp16 juta.
Untuk kecelakaan lalu lintas pada bulan Februari 2011, Ditlantas Polda Jatim juga mencatat Polres Jember dan Polrestabes Surabaya mencatat angka kejadian yang sama yakni sebanyak 57 kecelakaan lalu lintas.
Namun, dari 57 kecelakaan di Jember itu, angka korban jiwa hanya mencapai 11 orang, luka berat enam orang dan korban luka ringan sebanyak 80 orang dengan total kerugian materiil Rp30 juta.
Sementara Polrestabes Surabaya untuk bulan Februari mencatat angka 57 kejadian dengan korban meninggal dunia sebanyak 30 jiwa, 24 orang luka berat dan 25 luka ringan dengan kerugian materiil mencapai Rp32 juta.Di bulan yang sama, Polres Blitar masih mencatatkan diri memiliki kejadian kecelakaan terbesar pada urutan kedua dengan jumlah kejadian sebanyak 44 kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal empat jiwa, korban luka berat sembilan jiwa, dan korban luka ringan 48 jiwa dengan total kerugian materiil sebesar Rp18 juta.Urutan ketiga dalam bulan Februari 2011 adalah Polres Pasuruan. Jumlah kejadiannya 34 kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal 20 jiwa, tiga jiwa luka berat dan 24 orang luka ringan, dengan kerugian materiil sebesar Rp27 juta.

No comments:

Post a Comment