Thursday, May 12, 2011

Tim Disaster Medical Committee (DMC) RSM LAmongan bertugas Bantu Korban Bencana Wasior Papua Barat

Muhammadiyah melalui Lembaga Penanggulangan Bencana Pimpinan Pusat Muhamadiyah pagi tadi memberangkatkan tim medis yang akan bertugas memberikan bantuan ke lokasi bencana di Wasior, Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat.
Dalam surat tugas PP Muhammadiyah bernomor 325/I.0/TGS/B/2010 yang ditandatangani ketua PP Muhammadiyah Fatah Wibisono dan sekretaris Agung Danarto, menjelaskan bahwa tim yang akan dikirim malam nanti adalah berasal dari RS PKU Muhammadiyah Bantul dan RS Muhammadiyah Lamongan yang berjumlah 7 orang. Tim yang berencana bertahan selama seminggu terdiri dari 2 dokter dan 5 paramedis, akan membawa peralatan medis dan juga obat-obatan yang diperkirakan akan sangat dibutuhkan para korban banjir.
Dari 7 orang, terdapat 4 petugas dari RS Muhammadiyah Lamongan, yaitu : dr Corona Rintawan, didampingi 3 perawat ahli, Aang Heru, Reso Joyo dan Ahmad Ferdinand. Tim RSM Lamongan berangkat dari RS sekitar pukul 03.00 menuju bandara Juanda.
Tim RSM Lamongan dilepas oleh Direktur Utama RSM Lamongan, dr H Muwardi, Sp.B M.Kes di depan Instalasi Gawat Darurat RSM Lamongan. Direktur berpesan agar tim dapat melaksanakan dengan baik, dengan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan serta menjaga nama baik Muhammadiyah dan sekaligus mewakili Lamongan.
Pukul 08.30 WIT, tim memberitahukan transit di bandara Sultan Hasanuddin Makassar, dan direncanakan akan mendarat di Manokwari pukul 13.15 WIT dengan dijemput petugas dari Posko Muhammadiyah di Manokwari.
Tim selanjutnya akan menuju posko Muhammadiyah yang sudah berdiri di STIKIP Muhammadiyah Manokwari, posko tersebut berfungsi sebagai pusat informasi dan pusat bantuan yang nantinya akan diteruskan ke wilayah bencana yang berjarak 16 jam mengendarai kapal.
Menurut Muhibudin Dananjaya, salah satu petugas Posko Muhammadiyah di Manokwari, posko sedang mengoptimalkan bantuan kepada pengungsi yang berjumlah sekitar 2000 orang dari Wasior.  Sehingga tim medis ini nantinya akan menangani pelayanan kesehatan di tenda pengungsian manokwari, walaupun masih dijajagi kemungkinan ikut melakukan evakuasi di Wasior.

Humas RSML

No comments:

Post a Comment