Saturday, June 4, 2011

TANGGAP DARURAT BENCANA LETUSAN GUNUNG MERAPI DI YOGYAKARTA I

Tanggal: 31 Oktober 2010 – 6 November 2010
Tempat : Kecamatan Pakem Sleman, DIY Yogyakarta
Tim :
-    dr Era Catur P ( Koordinator Tim )
-    Slamet Hera yunata ( Koordinator Administrasi )
-    Sumadyo ( Koordinator Logistik )
-    Mudloyotun ( Koordinator Keuangan )
-    Khoirul Huda ( Driver )

Latar Belakang
Indonesia adalah negara yang kaya akan potensi alam yang dalam pepatah jawa “gemah ripah loh jinawi tata tentrem kerta raharja”, Ini terjadi oleh karena letak Indonesia yang terhampar diatas gugusan gunung berapi, yang mengakibatkan tanah Indonesia subur dan kaya akan mineral tambang. Akan tetapi dibalik semua itu menyimpan berbagai ancaman bencana yang secara tidak terduga dapat timbul, salah satu diantaranya adalah Gunung Merapi di DIY Yogyakarta .

RS Muhammadiyah sebagai salah satu bentuk amal usaha persarikatan Muhammadiyah yang pada awal berdirinya bertujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal bagi semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali melalui preventif, kuratif , dan rehabilitatif yang dilakukan secara menyeluruh merasa terpanggil untuk menunaikan amanah kemanusiaan ini,  maka RS Muhammadiyah Lamongan mengirim Tim Siaga Bencana/Disaster Medical Committee untuk membantu meringankan beban penderitaan masyarakat Yogyakarta dan Pada khususnya di daerah Sleman yang mengalami musibah bencana alam meletusnya Gunung Merapi yang menyemburkan Awan Panas dan Lahar Dingin pada tanggal 26 Oktober 2010 dan ancaman Gunung Merapi yang masih terjadi erupsi dan pada puncaknya terjadi pada tgl 5 November dini hari sehingga masyarakat Gunung Merapi mesti di evakuasi dan di tempatkan di barak – barak pengungsian untuk menghindari ancaman awan panas dan lahar dingin dari Gunung Merapi.
Tujuan
a.Umum
•Membantu upaya preventif, kuratif, rehabilitatif dan pemulihan kondisi kesehatan  masyarakat
•Membantu mengoptimalkan kembali sarana layanan kesehatan masyarakat
     
b.Khusus
•Membantu pengobatan bagi masyarakat yang tertimpa musibah bencana
•Membantu upaya pencegahan terjadinya penyakit yang diakibatkan bencana
•Membantu menghidupkan kembali kegiatan-kegiatan masyarakat yang positif dalam memperbaiki status kesehatan masyarakat di dalam barak pengungsian
•Menciptakan suasana baru yang lebih baik bagi masyarakat dalam menciptakan lingkungan sehat pasca bencana

No comments:

Post a Comment