Saturday, June 4, 2011

TIM DMC 2 RS MUHAMMADIYAH LAMONGAN DALAM PENANGGULANGAN BENCANA MERAPI DI YOGYAKARTA

Tanggal: 07 November 2010 – 14 Oktober 2010
Tempat: Yogyakarta
Tim :
Dr. Corona (Koordinator Tim)
Syafi’i Abdul Karim (Logistik)
Sujono (Driver)
Musyiamah (Keuangan)
Cahaya Wulan (Administrasi)
Latar Belakang
Sejak terjadinya semburan Gunung merapi pada Oktober 2010, letusan – letusan terus berlanjut setiap hari dan letusan pada tanggal 5 November yang merupakan letusan terkuat gunung ini dalam puluhan tahun,  rasa cemas menggeluti perasaan hati masyarakat sekitar Gunung Merapi. Ribuan rumah terendam lumpur, sawah dan ladang tidak dapat digunakan, dan ratusan anak kehilangan sekolah. Harapan yang dibangun untuk meraih suatu kehidupan yang lebih baik hancur berantakan.
Ribuan warga hidup di posko–posko pengungsian. Banyak dari posko- posko tersebut yang jauh dari nilai-nilai kemanusiaan untuk tempat tinggal. Sudah 2 minggu ini mereka harus tinggal di sana dengan berbagai problematika social, kesehatan dan ekonomi. misalnya  posko pengunsian di SD Kebundalem Lor 1, 2 MCK (mandi, cuci, kakus) untuk 750 orang lebih. Pendidikan anak-anak terganggu, kesehatan terganggu dan sebagian besar warga harus kehilangan penghidupannya.
Kita harus bisa merasakan kepedihan mereka, bagaimana mereka harus kehilangan nilai silaturahmi (sosial) yang sudah dibina berpuluh-puluh tahun. Kita juga harus berempati kepada mereka, bagaimana mereka berminggu-minggu harus hidup dalam kecemasan serta ketakutan . kita harus memperdulikan bagaimana kesehatan mereka sekarang dan di waktu yang akan datang.
Rumah Sakit Muhammadiyah sebagai salah satu bentuk Amal Usaha Persyarikatan Muhammadiyah yang pada awal berdirinya bertujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal bagi semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali melalui preventif, kuratif, dan rehabilitatif yang dilakukan secara menyeluruh merasa terpanggil untuk menunaikan amanah kemanusiaan ini,  maka Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan mengirim Tim Siaga Bencana (Disaster Medical Committee) untuk membantu meringankan beban penderitaan masyarakat di sekitar Gunung merapi yang tertimpa bencana Gunung meletus dan meluluhlantakkan infra struktur baik materi maupun non materi melalui preventif, kuratif dan rehabilitative yang dilakukan secara optimal.
Tujuan
a.Umum
•Membantu pemulihan kondisi sosial dan kesehatan  masyarakat
•Membantu memulihkan kondisi psikososial yang di alami masyarakat bencana
•Membantu mengoptimalkan kembali sarana layanan kesehatan masyarakat
     
b.Khusus
•Membantu pengobatan bagi masyarakat yang tertimpa musibah bencana
•Membantu upaya pencegahan terjadinya penyakit yang diakibatkan bencana
•Membantu menghidupkan kembali kegiatan-kegiatan masyarakat yang positif dalam menimperbaiki kesehatan
•Menciptakan suasana baru yang lebih baik bagi masyarakat dalam menciptakan lingkungan sehat pasca bencana
•Membantu pencegahan terjadinya gizi buruk bagi balita

No comments:

Post a Comment