Thursday, February 8, 2018

Bersama Polda Jatim dan Polres Lamongan, DMC RS Muhammadiyah Lamongan beri pelatihan PPGD bagi polantas se Kab. Lamongan

Bersama Polda Jatim dan Polres Lamongan, DMC RS Muhammadiyah Lamongan beri pelatihan PPGD bagi polantas se Kab. Lamongan
Pentingnya pertolongan pertama pada penderita kecelakaan yang mengalami kondisi gawat darurat serta peran polisi yang melakukan TPTKP (Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara) menjadi dasar bagi RS Muhammadiyah Lamongan untuk bekerja sama dengan Polda Jatim dan Polres Lamongan dalam memberikan pelatihan PPGD (Pertolongan Pertama Gawat Darurat), hal ini disebabkan dalam proses penanganan awal disetiap kejadian laka lantas adalah polisi lalulintas maka dari itu pelatihan pertolongan pertama gawat darurat bagi polisi lalulintas menjadi penting untuk di laksanakan agar dapat meminimalisir kejadian fatal pada korban kecelakaan.

Pelatihan yang diselenggarakan pada kamis 08 februari 2018 di Auditorium RS Muhammadiyah Lamongan ini dihadiri langsung oleh direktur RS Muhammadiyah Lamongan yang dalam sambutannya menyampaikan rasa terimakasih kepada Polres Lamongan dan Polda Jatim karena bisa bekerja sama dalam pelaksanaan pelatihan PPGD bagi Polisi Lalulintas ini.

"Kami sangat berterima kasih kepada Polda Jatim dan Polres Lamongan, sebelum pelatihan ini kami pernah melaksanakan pelatihan yang serupa tetapi itu sudah cukup lama sampai pada pendirian TAC (Traffic Accident Center) pada tahun 2009 yang saat itu di resmikan oleh Bpk. Badrotin Haiti (Mantan Kapolri), sehingga dengan adanya pelatihan ini kami bermaksud menjalin hubungan baik kembali yang sudah lama dengan Polda Jatim maupun Polres Lamongan " Ungkap dr. Hj. Umi Aliyah, M.Kes direktur RS Muhammadiyah Lamongan.





Dalam kesempatan itu juga dihadiri oleh Kasat Lantas Polres Lamongan yang dalam sambutanya menyampaikan pentingnya pelatihan TPTKP dan PPGD bagi polisi lalu lintas.

"Apabila ada kecelakaan yang turun pertama kali adalah polsek setelah polsek baru lapor ke polres, maka kenapa kami dari satlantas melihat bahwa pelatihan ini sangat penting bagi kami sebagai first responder apabila terjadi kecelakaan agar tidak terjadi fatal pada korban karena kesalahan dalam melakukan pertolongan pertama. " Ungkap AKP Anggi Saputra Ibrahim,SH.,MH.,SIK Kasat lantas polres Lamongan.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kompol Dadang Kurnia,.SH.,MH. Kasi laka polda jatim yang dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa penanganan pasca kecelakaan ini menjadi penting agar tidak ada kesalahan dalam melakukan penanganan pertama kepada korban kecelakaan sebelum datangnya bantuan tim medis.

"Penanganan pasca kecelakaan ini menjadi penting agar tidak ada kesalahan dalam melakukan pertolongan pertama, hal ini sesuai dengan program dari Polres Lamongan sampai pada tahun 2022 yang disampaikan oleh pak Anggi yakni menurunkan angka fatalisme korban kecelakaan, maka saya berpesan agar seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan baik agar dapat di aplikasikan pada saat dilapangan." Tutup Dadang.

Bayu Saputra

No comments:

Post a Comment