Simulasi Bencana Gempa Universitas Airlangga D3 Keperawatan

"Saat terjadi gempa banyak mahasiswa yang berhamburan keluar ruangan, melalui jalur evakuasi menuju titik kumpul dihalaman kampus A. Akan tetapi karan kekuatan gempa tersebut sangat besar telah jatuh korban yang belum dapat diidentifikasi jumlahnya. 


Seorang mahsiswa berlari menuju direktur yang sudah berada di titik kumpul, mahasiswa melaporkan bahwa masih ada beberapa mahasiswa yang terjebak dan sebagian ada yang terluka", sebuah petikan dari sebuah skenario simulasi gempa. 
Hari ini tanggal 8 September 2019 telah diadakan simulasi bencana di kampus advokasi Keperawatan Unair Lamongan. simulasi ini bertujuan untuk memberikan pendidikan kepada mahasiswa keperawatan yang ada di kabupaten Lamongan untuk mewujudkan Lamongan yang siap dan tangguh terhadap bencana

simulasi ini berkaitan dengan bencana gempa yang beberapa waktu lalu sempat dirasakan meskipun bukan di daerah Lamongan tetapi masih sekitar wilayah kabupaten Lamongan sehingga diharapkan mahasiswa siap melakukan tindakan apabila terjadi bencana gempa, baik secara penyelamatan diri maupun tindakan yang diberikan kepada masyarakat korban bencana gempa.
DMC Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan menggeluti bencana sejak tahun 2007 sehingga praktis 12 tahun telah bersahabat dan belajar tentang bencana, hal tersebut dimanfaatkan oleh instansi pendidikan keperawatan ini untuk menimba ilmu tentang penanganan bencana. permintaan tersebut disampaikan secara resmi kepada ketua DMC pada Juli tahun 2019 kemudian direspon dan direalisasikan pada bulan September tahun ini pula. 

Post a Comment

My Instagram

Copyright © Disaster Medical Committee - Tim Kesehatan Bencana Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan. Designed by OddThemes and Seotray.com